
SMP Negeri 4 Banyumas yang berlokasi di daerah pedesaan di lereng sebuah bukit pasinggangan wilayah Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Dimana berdasarkan letak gegrafis dan informasi badan geologi Kabupaten Banyumas, kawasan Desa Pasinggangan terletak di daerah lintasan patahan mudah terjadi bencana alam tanah longsor dan tanah amblas.
Pada awal tahun ajaran ini, didasarkan pada informasi dari instansi badan geologi, SMP Negeri 4 Banyumas terletak di daerah pedesaan yaitu Desa Pasinggangan merupakan kawasan yang terletak pada garis lintasan yang rawan akan bencana alam, terutama tanah longsor dan tanah amblas. Selain itu karena SMP Negeri 4 Banyumas terletak di dataran yang rendah, maka selain dua bencana di atas, maka kalau terjadi hujan deras dan dalam waktu yang lama, bisa dipastikan akan terjadi banjir yang seperti pernah terjadi dimana terjadi bencana banjir setinggi sekitar 50 cm.
Berdasarkan kejadian-kejadian dan didasarkan pada Permendikbud No. 33 Tahun 2019 tentang tentang Penyelenggaraan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), maka SMP Negeri 4 Banyumas mengadakan kegiatan simulasi bencana alam. Kegiatan diikuti oleh semua murid, guru, dan staff/karyawan. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran, mengajarkan prosedur keselamatan yang benar, dan mengurangi korban jiwa saat bencana terjadi dengan cara mempraktikkan cara menyelamatkan diri, evakuasi ke titik kumpul yang aman, dan tindakan pertolongan pertama sederhana. Selain itu juga jika terjadi bencana dan mendengar tanda-tanda bahaya melalui alat komunikasi ataupun alat komunikasi tradisional (seperti bunyi kentong), maka diharapkan dapat segera melakkukan tindakan cepat.






